Thursday, September 24, 2015

Bisnis Drone Untuk Selfie Dan Welfie

Sejalan dengan fenomena tren memotret diri sendiri alias selfie atau bersama kawan (wefie), sekarang bisnis penyewaan drone kamera semakin menjamur di tanah air. Pelaku usaha menyewakan drone menurut hitungan jam. Dari bisnis ini, penyedia jasa sewa drone bisa meraup omzet Rp 10 juta hingga 20 juta per bulan. Namun, kendala terbentang dalam bisnis ini.

Seiring perkembangan teknologi, tren memotret diri sendiri (selfie) maupun bersama (wefie) melalui kamera digital atau kamera telepon tengah digandrungi aneka macam kalangan di Indonesia. Kini, selain memakai tongkat narsis (tongsis), foto selfie dan wefie dilakukan lewat alat teknologi berjulukan drone.
 Sejalan dengan fenomena tren memotret diri sendiri alias  Bisnis Drone untuk selfie dan welfie
Drone ialah sebuah mesin terbang tanpa awak yang dilengkapi kamera dan dikendalikan jarak jauh dengan menggunakan remote control. Bagi penggemar selfie dan wefie, menggunakan drone hasil gambarnya akan lebih luas dari penggunaan alat tongsis.
Sejalan dengan tren selfi dan wefie tersebut, kini bisnis jasa persewaan drone semakin menjamur. Salah satu pelaku perjuangan yang memperlihatkan jasa sewa drone ialah Afron MT dari Tangerang Selatan, Banten.
Afron menyediakan jasa sewa drone semenjak Mei 2015. Ia mengaku terjun ke bisnis penyewaan drone dipicu hobi fotografi. Selain itu, Afron yang bekerja sebagai konsultan keuangan ini, pernah diminta seorang kliennya untuk menyediakan drone untuk kebutuhan presentasi kerjanya. “Dari situlah saya berkecimpung menjalankan bisnis sewa drone,” ungkapnya.
Ia memperlihatkan sewa drone melalui media sosial dan di website www.sewadroneindonesia.com. Afron menyewakan drone dengan hitungan jam. Untuk sewa drone 2 jam-4 jam, dia membanderol tarif Rp 2,5 juta. Untuk selama 4 jam-6 jam Rp 5 juta.
Pelanggan Afron berasal dari pekerja dan profesional di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur hingga Sumatra. “Sebagian besar pelanggan dari pengusaha properti atau event organizer,” katanya. Kini, dalam sebulan, Afron mengaku bisa meraup omzet berkisar Rp 10 juta-Rp 20 juta dari penyewaan drone.
Meski begitu, Afron mengaku mengalami hambatan bisnis. Kendala utamanya yakni banyaknya menara provider telekomunikasi yang bisa mempengaruhi jarak terbang pesawat drone.
Pelaku perjuangan lainnya yang menjaring fulus dari bisnis persewaan drone yakni Yanuarudin. Ia telah menyediakan jasa sewa drone sejak Januari 2014. Untuk menjaring pelanggan, Yanuarudin juga mempromosikan bisnisnya lewat media umum.
Saat ini, Yanuarudin telah banyak melayani ajakan sewa drone dari berbagai kalangan. Mulai dari perguruan tinggi swasta, perusahaan properti, sampai instansi pemerintah mirip Kementerian Pertahanan Indonesia.
Yanuarudin membanderol harga sewa drone hitungan per hari atau selama delapan jam Rp 2,5 juta-Rp 3,5 juta. Dari bisnis ini, dia mengaku bisa mengalap omzet berkisar Rp 10 juta sampai Rp 15 juta per bulan.
Yanuarudin juga mengaku menemui kendala dalam bisnis ini. Salah satunya pengurusan izin pengoperasian drone. Menurut Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 90 Tahun 2015 ihwal Pengendalian Pengoperasian drone, drone tak boleh terbang di ketinggian lebih dari 150 meter. Aturan ini menghambat bisnis persewaan drone.

sumber : tribunnews.com usaha sampingan jasa SEO murah Jakarta

Pengusaha Pemula E-Commerce Di Indonesia Punya Banyak Peluang

Saat ini bisa dikatakan adalah eranya smartphone dan internet. Bagaimana tidak, perangkat mobile ini sudah digunakan oleh semua kalangan masyarakat, baik tua, muda, di desa maupun di kota. Bukan hanya untuk komunikasi, tapi juga untuk berbisnis.
"Saat ini 70 persen transaksi yang berlangsung di Bukalapak.com sudah memakai smartphone dan diperkirakan bisa akan mencapai angka 95 persen dalam 2-3 tahun ke depan," terperinci Achmad Zaky, CEO & Co-Founder Bukalapak.com, Rabu (19/8/2015).
Menurutnya, seiring dengan penjualan smartphone yang terus meningkat, dimana diperkirakan tiga tahun ke depan akan ada 100 juta unit smartphone baru. Maka transaksi e-commerce ke depannya akan didominasi melalui smartphone.

"Meningkatnya angka pengguna smartphone ini juga didorong oleh makin terjangkaunya harga smartphone. Ibu-ibu rumah tangga, tukang ojek, tukang bakso dan penyedia jasa informal lainnya semakin banyak yang memakai smartphone," sambungnya.
Sehingga mereka para pengguna smartphone tersebut juga akan menggunakannya untuk bertransaksi di e-commerce. Dalam hal ini pengusaha bisa menawarkan jual-beli barang, melakukan pemesanan tiket pesawat dan hotel, serta melakukan pemesanan jasa transportasi ojek, taksi dan lainnya.
Cerahnya masa depan pengusaha e-commerce di Indonesia ini juga didukung oleh keberadaan talent-talent terbaik di bidang teknologi gosip. Dari akademi tinggi lokal ternama di Indonesia maupun jebolan universitas di luar negeri ikut membuatkan bisnis e-commerce ini.
 Saat ini bisa dikatakan adalah eranya smartphone dan internet Pengusaha Pemula E-Commerce di Indonesia Punya Banyak Peluang
"Bukalapak.com sudah ada diaspora Indonesia yang sebelumnya bekerja di Singapura dan Jepang, mereka bersedia pulang ke Indonesia dan turut menyebarkan industri e-commerce Indonesia," terang Zaky.
Menurut Zaky bisnis e-commerce yang benar ialah para pengusaha yang bisa eksklusif bekerja.
"Harapannya ialah pengusaha pemula yang ada sekarang stabil dan tumbuh berkembang lebih pesat lagi, sehingga makin banyak muncul pengusaha e-commerce gres dan ekosistemnya akan semakin kuat dan bisa sustain," pungkas Zaky.

Usaha Pisang Jazz Bandung, Satu Hari Mampu Raup Untung Rp 300 Ribu

Pisang goreng sudah jamak dikonsumsi untuk makanan ringan teman minum teh hangat di sore hari. Peminatnya dari berbagai kalangan umur, baik muda maupun renta.
Pasarnya yang luas menciptakan panganan ini permintaannya tidak pernah surut. Kini pengolahannya pun penuh penemuan. Salah satunya yang dilakukan oleh Nur Rochim.
Lewat usaha Pisang Jazz Bandung, Nur menjalankan perjuangan pisang goreng dengan aneka topping.
Ada sekitar 13 taburan yang disajikan diantaranya cokelat, blueberry, kacang, keju, dan beberapa selai rasa buah.

Usaha ini berdiri pada November 2014 di bandung, Jawa Barat.
Meskipun terbilang gres menjalankan usaha, Nur sudah mantap untuk menawarkan kemitraan usaha di tahun 2015.
Meski belum menerima mitra usaha, namun sudah ada tiga orang yang menghubungi Rochim untuk bergabung dari Jakarta, bandung, dan Kuningan.
Untuk paket investasi yang ditawarkan senilai Rp 2,5 juta. Mitra akan menerima perlengkapan perjuangan, satu buah booth, bahan baku tepung pisang sebanyak 10 kg dan lisensi untuk menjual produk.
Harga jual berkisar Rp 1.500 - Rp 2.000 per potong. "Harganya tergantung jenis pisangnya adalah pisang tanduk atau pisang bangka hulu," ujarnya.
 Pisang goreng sudah jamak dikonsumsi untuk camilan teman minum teh  hangat di sore hari Usaha Pisang Jazz Bandung, Satu Hari Bisa Raup Untung Rp 300 Ribu
Nur memperkirakan dalam sehari ada 50 orang yang pembeli yang tiba. Makara, hampir 15 kg pisang atau 120 potong pisang goreng yang mampu terjual.
Dengan begitu, omzet yang diperoleh dalam satu hari mampu mencapai Rp 300.000 hingga Rp 670.000. Dalam satu bulan, Nur mengaku bisa mendapat omzet Rp 9 juta per bulan.
Setelah dikurangi aneka biaya operasional, kawan usaha masih bisa meraup laba bersih sekitar 40 persen dari omzet atau sekitar Rp 3,6 juta per bulan.
Sehingga mitra diperkirakan mampu balik modal dalam kurun waktu tiga sampai empat bulan. Kerjasama ini tidak mengenakan biaya royalti, namun kawan perjuangan wajib membeli materi baku ke pusat. jasa SEO murah berkualitas jasa SEO murah Jakarta

Wednesday, September 23, 2015

Tanam Yakon Obat Diabetes, Roni Raup Rp 150 Juta Per Bulan

Tanaman yakon mempunyai khasiat bagi kesehatan manusia. Tanam asal pegunungan Andes ini bisa mengobati penyakit diabetes. Tanaman yang populer dengan sebutan pohon insulin ini juga mempunyai nilai irit tinggi. Dari hasil panen yakon, pembudidaya mampu meraup omzetRp 150 juta per bulan.
Anda pernah mendengar flora yakon? Jika belum, sebaiknya Anda harus mengenal flora yang satu ini. Sebab, flora yakon atau insulin mempunyai khasiat bagi kesehatan manusia. Daun yakon dipercaya bisa mengobati penyakit diabetes.

Yakon (Smallanthus sonchifolia) merupakan flora asal Pegunungan Andes, Peru, Amerika Selatan. Tanaman yakon termasuk anggota keluarga bunga matahari dengan daun mirip seledri yang mampu tumbuh hingga tiga meter.
yakon mampu diolah menjadi aneka makanan dan minuman seperti teh, sirup, puding, dan selai. Daun yakon kaya dengan insulin. Kandungan fruktosa yakon terdiri atas 35% fruktosa bebas dan 25% fruktosa terikat. Kandungan fruktosa itu yang mencegah penderita diabetes dari hiperglikemia atau kadar gula darah tinggi.
Salah satu pembudidaya yakon yakni Anto Widy asal Wonosobo, Jawa Tengah. Ia menanam yakon di lahan seluas 1.000 meter persegi semenjak 2012. Anto menjual flora ini ke para produsen obat herbal secara online. Pelanggannya menyebar di seluruh wilayah Indonesia mirip, Jakarta, Bandung, Kalimantan, Nusa Tenggara, dan Papua.
 Tanaman yakon memiliki khasiat bagi kesehatan manusia Tanam Yakon Obat Diabetes, Roni Raup Rp 150 Juta Per Bulan
Menurut Anto, abad panen daun yakon bisa terjadi dalam dua bulan hingga tiga bulan sekali semenjak masa tanam. Selanjutnya, daun yakon mampu dipanen setiap tiga minggu sekali. "Tahun ini demam isu kemaraunya panjang, sudah satu bulan sejak pertama kali tanam, daunnya masih kecil-kecil," ujar Anto.
Anto menambahkan, proses pemetikan daun akan berlangsung selama enam kali hingga delapan kali kurun petik, bila yakon ditanam sebelum animo penghujan. Sebab, jika yakon ditanam menjelang demam isu kemarau, proses pemetikannya hanya berlangsung empat kali. Sekali panen, Anto mampu memetik 1 ton daun yakon.
Harga jual daun dan serbuk yakon terbilang tinggi. Anto biasa menjual daun yakon Rp 200.000 per kilogram (kg). Sementara dalam bentuk serbuk, harganya dibanderol Rp 400.000 per kg. Dalam sebulan, Anto bisa menjual 70 kg. Dengan penjualan sebanyak itu, ia bisa meraup omzet Rp 20 juta per bulan dengan laba Rp 12 juta.
Pembudidaya yakon lainnya yakni Roni Prananta asal Yogyakarta. Dia menanam yakon sejak 2012 di atas lahan seluas 200 meter persegi di daerah Bantul dan Gunung Lawu. Roni dibantu oleh dua orang petani lain untuk membudidayakan yakon.
Roni bilang, untuk menanam yakon hingga era panen, butuh waktu 6 bulan-8 bulan. Sekali panen, dia bisa memetik 400 kg daun dan 300 kg umbi basah yakon. Roni menjual daun kering yakon seharga Rp 400.000 per kg dan umbi berair Rp 50.000 per kg. Sekali panen, Roni mampu meraup omzet lebih dari Rp 150 juta. jasa SEO murah berkualitas, jasa SEO murah Jakarta, jasa SEO murah bergaransi

9 Tips Sukses Di Marketplace Online

Marketplace online kini semakin bertumbuh di Indonesia seiring dengan tren belanja online yang digemari masyarakat. Beberapa pola marketplace yang ada, misalnya Lazada, Tokopedia dan Rakuten.
Bagi pelaku perjuangan, adanya marketplace menjadi kesempatan besar untuk membidik pembeli yang lebih luas.
Agar bisa berhasil membuatkan bisnis lewat marketplace, simak 9 tips berikut ini.

1.Perhatikan tampilan
Foto produk menjadi nyawa dari penjual online. Lebih baik memakai hasil foto sendiri daripada foto dari google sebab akan lebih meyakinkan pembeli. Unggah foto-foto produk dengan sudut pengambilan yang benar, pencahayaan yang baik. Satu produk bisa hingga lima foto. Jika satu produk ada beberapa warna, masukkan foto semua jenis warna alasannya adalah pembeli butuh yang spesifik.
2.Nama produk harus tepat
Pembeli akan mencari produk di search engine, maka buat penamaan produk sesuai mekanisme SEO. Usahakan biar nama produk tidak terlalu general tetapi tidak terlalu spesifik. Misalnya kemeja kota/tartan, katun merah. Jangan masukkan arahan produk dengan sistem angka seperti halnya di katalog.
3.Deskripsi terang
Di marketplace, ada banyak produk yang sama dengan harga yang bersaing. Deskripsi yang baik akan menjadi pembeda yang efektif dan mencegah misskomunikasi dengan pembeli. Deskripsikan minimal dua paragraf pendek, pertama memuat pemakaian produk, kedua memuat spesifikasi produk.
 Marketplace online kini semakin bertumbuh di Indonesia seiring dengan  tren belanja onlin 9 tips sukses di marketplace online
4. Asuransi dan Retur
Fasilitas ini opsional, tetapi kalau produk yang dijual rentan, sebaiknya berikan asuransi pengiriman dengan berkonsultasi kepada pihak ekspedisi. Jelaskan juga kepada konsumen apakah toko Anda menyediakan akomodasi retur / tidak, sehingga dikala ada kerusakan Anda tidak dikomplain.
5. Harga
Pembeli biasanya mencari produk dengan list harga termahal atau termurah. Dalam memilih harga jual, Anda bisa mengikuti harga pasar atau pakai harga sendiri untuk mendapatkan pelanggan.
6. Perbanyak produk yang djual
Jika ada banyak produk, tampilan toko lebih menarik dan membuat pembeli punya banyak pilihan. Misalnya jikalau Anda berjualan kaos, cari model yang up to date dan perbanyak pilihan warnanya.
7. Manfaatkan merk dan musim
Sebagian marketplace menyedian kemudahan berupa fitur pelengkap yang mampu dimanfaatkan penjual untuk promosi. Misalnya, pada fitur hotlist di tokopedia, ada produk-produk unggulan yang sedang musim dan dicari orang yang berubah setiap harinya. Sesuaikan produk dengan daftar hotlist sehingga toko Anda lebih sering dilihat.
8. Komitmen
Ketika konsumen mau mencoba membeli, berikan produk yang anggun, kemasan rapi, dan pelayanan cepat sehingga beliau mau balik lagi ke toko. Penjual harus berkomitmen dan tidak asal-asalan, alasannya rasa percaya sangat penting dalam bisnis online.
9. Beri sentuhan personal
Kreatifitas penjual bisa menambah keyakinan konsumen untuk mau datang kembeli. Ada penjual yang memberi kertas ucapan terimakasih di tiap produk yang dijualnya sehingga konsumen bisa tersentuh.  Ada juga penjual yang menambahkan produk sale di tokonya.

sumber : bisnis.com jasa SEO murah berkualitas jasa SEO murah Jakarta jasa SEO murah bergaransi

Sukses Jualan Pecel Di Dunia Maya

Seiring perkembangan teknologi berita, memasarkan produk perjuangan melalui dunia maya, mampu menjadi salah cara yang menguntungkan. Seperti hal yang dilakoni Aminah (34) warga Sambikerep, Kota Surabaya, Jawa Timur, yang terbilang sukses jualan masakan tradisional Surabaya, yakni Pecel Semanggi via online.

Pecel semanggi ialah masakan berbahan dasar daun semanggi. Dalam penyajiannya, dilengkapi kecambah, daun kangkung dan disiram dengan bumbu pecel yang diolah dengan dicampur ketela rambat. Selain itu, ditambahi suplemen, kerupuk gendar/puli.
Pecel semanggi biasanya dijajakan ibu-ibu keliling kampung sehingga disebut dengan pecel semanggi gendong.Perempuan lulusan Sekolah Menengah Pertama ini mengaku jualan semanggi merupakan perjuangan turun temurun mulai dari nenek dan ibunya.
 Seiring perkembangan teknologi informasi Sukses jualan pecel di dunia maya

Nenek dan ibu Aminah merupakan penjual pecel semanggi gendong turun temurun. Dan seiring penjaja semanggi gendong mulai jarang, Aminah pun mencoba berinovasi memasarkannya di dunia maya.
"Waktu itu saya mendapat pelatihan UKM saat mengikuti program Pahlawan Ekonomi tahun lalu," kata Aminah dalam festival wirausaha 'PPK Sampoerna Expo 2015' di Tunjungan Plaza Convention Hall, Surabaya, Jawa Timur akhir pekan lalu.
Berbekal training itu, Aminah pun membuat pecel semanggi dalam kemasan.
"Makara saya kemas ada yang bentuk daun semanggi kering di kemas dalam plastik. Kaprikornus bila mau dimakan, daun semanggi kering tinggal dicelup dalam air panas. Bumbu pecelnya dibuat dalam wadah tertutup," kata Aminah yang membanderol pecel semanggi mulai dari Rp 25.000 - Rp 75.000 per paket.
Selain itu, Aminah yang menggunakan bendera UKM Bina Makmur, Sambikerep, Kota Surabaya dalam memasarkan pecel semangginya, juga melengkapi usahanya dengan aneka macam jenis menu, mirip, lontong balap, lontong kikil, tahu campur, gado-gado, sinom, beras kencur.
Revolusi penjualan Semanggi-nya terjadi sebelum bulan suci bulan puasa 2015 kemudian. Saat itu Aminah diundang pembinaan internet. Semanggi Surabaya jualannya pun jadi naik kelas. Dari jualan dari warung-warung, beliau menerima kesempatan berjualan via online di situs Bukalapak dan OLX.
"Saya mengirim Semanggi paling jauh ke Jakarta. Alhamdulillah sejak jualan lewat online omzet jadi naik," katanya.
"Saya jadi bisa beli kendaraan beroda empat BMW, kemarin gres beli kendaraan beroda empat Avanza. Sekarang dua anak saya juga sudah punya asuransi pendidikan untuk," kata Aminah yang ketika ini omzet jualannya Rp 3 juta per hari.
Aminah menambahkan, ketika ini usaha yang digeluti mampu mendongkrak perekonomian keluarganya. Apalagi, sebelumnya, sang suami, Agus Fauzi (42), bekerja sebagai buruh di pabrik pelek.
Saat ini, untuk ketersediaan daun semanggi, Aminah membudidayakannya di tempat Surabaya Barat. Ada enam petak sawah yang ditanami Semanggi.

Kehadiran Aminah dalam helatan itu, berdasarkan Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk Paul Janelle, menjadi salah satu contoh sukses bahwa mereka berani bermimpi dan berani sukses menjadikannya merdeka secara ekonomi.
"Mereka bisa merdeka di tengah ekonomi yang sedang lesu," kata Paul Janelle.
Pusat Pelatihan Kewirausahaan (PPK) Sampoerna ditujukan untuk mendorong penciptaan wirausaha gres melalui serangkaian upaya terpadu dari pembinaan teknis sampai bimbingan wirausaha.
"Sejak pembukaannya di tahun 2007, kami telah memfasilitasi training untuk lebih dari 24.000 peserta, dan menghasilkan 3.300 wirausaha sukses," kata Paul

su,ber : tribunnews.com jasa SEO murah berkualitas jasa SEO murah Jakarta

Menangkap Peluang Isu Terkini Hidup Sehat

Menjalankan teladan hidup sehat salah satunya dengan menjaga asupan masakan. Beberapa tahun terakhir sajian kuliner sehat yang tren di masyarakat perkotaan yaitu overnight oatmeal. Ini adalah oat yang dicampur dengan buah, biji-bijian atau susu almond untuk sarapan. Sejumlah produsen produk ini meraup berkah dari tren kuliner sehat ini.


Saat ini tren hidup sehat tengah melanda masyarakat perkotaan. Rutinitas pekerjaan yang padat dan acara fisik yang menguras tenaga, menuntut masyarakat urban untuk tetap bugar. Tak terkecuali bagi mereka yang ingin berdiet, overnight oatmeal menjadi salah satu sajian yang cocok dan sedang tren dalam beberapa tahun terakhir dijadikan makanan sehat. Menu ini muncul sebagai inovasi mengonsumsi oatmeal supaya terasa lebih nikmat dengan cara mencampur aneka buah-buahan, kacang-kacangan atau susu almond yang lalu disimpan dalam lemari es semalaman. Setelah itu menu ini siap disantap di keesokan harinya untuk sarapan. Itu sebabnya hidangan ini terkenal disebut overnight oatmeal. Selain kaya akan serat, aneka vitamin dari aneka topping menambah gizi yang bermanfaat bagi tubuh. Itu sebabnya, sajian ini banyak dicari konsumen, sehingga peluang usahanya cukup lebar.
 Menjalankan pola hidup sehat salah satunya dengan menjaga asupan  makanan Menangkap peluang trend hidup sehat
Esteriana Sari, produsen overnight oatmeal dengan bendera perjuangan Good Mood menyampaikan, dengan dibantu dua orang karyawan bisa memproduksi sekitar 50 botol sampai 100 botol overnight oatmeal per hari. Menurut Ester, wadah overnight oatmeal harus ditaruh dalam botol kaca biar lebih infinit dan juga higienis. Karena oatmeal kaya akan serat, ini dapat menciptakan kenyang dalam waktu yang lebih usang ketika disantap sebagai sarapan.
Ada empat varian rasa yang ditawarkan Good Mood yaitu banana original, choco banana, stroberi, dan alomod kiwi. Produk Good Mood hanya bertahan selama 24 jam alasannya semua bahan baku tanpa pengawet. Dari empat menu tersebut, chocho banana yang paling banyak disukai pembeli.
Empat varian menu ini dibandrol seharga Rp 45.000 per porsi. Menjalani perjuangan semenjak setahun lalu, Ester aktif berpromosi lewat media sosial mirip Instagram. "Jika sedang ramai pesanan, omzet mampu mencapai Rp 10 juta per bulan," ujar beliau.
Pelaku perjuangan lainnya, Hany Kurniawan yang mengusung brand Yourganic, sudah mulai berbisnis overnight oatmeal sejak tahun 2013. Yourganic tidak hanya memproduksi overnight oatmeal tapi juga almond milk, almond butter, coconut H20, black lemonade, dan elixir.
Dalam sehari Hany bisa memproduksi sebanyak 30 botol dengan dibantu delapan orang karyawan. Ia bilang, sejak selesai 2013, selain promosi lewat media sosial dan internet, Yourganic juga telah bekerjasama dengan beberapa supermarket untuk memasarkan aneka macam produknya.
Yourganic menunjukkan banyak sekali varian hidangan overnight oatmeal adalah kakaoats, banana rama, dan berryoatsy. Tiga varian hidangan ini dibandrol seharga Rp 55.000 per porsi. Dari seluruh produk yang dijual Yourganik, Hany bisa meraup omzet hingga Rp 300 juta per bulan.
Pangsa pasar yang disasar produk kuliner sehat Yourganic ialah kalangan menengah ke atas dan para ekspatriat.       

sumber : kontan.co.id

Segar Bisnis Minuman Ice Blend

Matahari yang begitu terik di siang hari menciptakan orang-orang cenderung ingin menikmati minuman masbodoh yang menyegarkan. Karena itulah gerai minuman es beraneka rasa atau biasa disebut ice blend makin menjamur. Salah satu pengusaha yang juga ingin mencecap segar bisnis minuman es ini adalah  Bram Mahendra Arino yang berdomisili di Karangasem, Solo.
Bram mendirikan usaha minuman dengan mengusung merek Monster Ice Blend  pada tahun 2013. Agar usahanya makin berkembang, Bram mulai memberikan sistem kemitraan usaha untuk bisnisnya ini sejak awal tahun 2014.



Kini, Monster Ice Blend sudah mempunyai total 20 gerai yang tersebar di Solo dan Surabaya. Sebanyak 15 gerai di antaranya milik kawan. Sementara lima gerai sisanya milik  sentra.
Bagi yang berminat dengan kemitraan ini, Monster Ice Blend menyediakan paket investasi sebesar Rp 8,7 juta. Dari situ, mitra akan memperoleh kemudahan booth, blender, perlengkapan, dua buah seragam, bahan baku awal 100 cup, dan CD tutorial.
Monster ice blend dibanderol dengan harga Rp 5.000 hingga Rp 8.000 per gelas, tergantung dari lokasi perjuangan. Dengan penjualan  minimal 50 gelas per hari, mitra bisa menghasilkan omzet sekitar Rp 7,5 juta–Rp 12 juta per bulan. "Targetnya kawan mampu balik modal dalam waktu tiga bulan," ujar ia.
Dalam kerjasama ini Bram tidak mengutip biaya royalti. Namun kawan wajib membeli materi baku utama, yaitu bahan pembuatan ice blend, dari pusat.
 Matahari yang begitu terik di siang hari membuat orang Segar bisnis minuman ice blend

Bram memperlihatkan tujuh varian rasa es yang ditawarkan seperti cokelat, black coffee, vanila, stroberi, anggur, melon, dan cookies. Selain minuman hambar, ada pula sajian minuman hangat,  adalah chocolate magma dan coffee medusa. Bram menyampaikan, tahun ini dia akan tetap berusaha menambah gerai, terutama dari penambahan mitra usaha.

sumber : kontan.co.id jasa SEO murah Jakarta

Gurihnya Laba Bisnis Frozen Food

Bisnis masakan beku alias frozen food semakin menjamur di Indonesia. Selain rasanya lezat, makanan ringan yang terbuat dari berbagai olahan daging ini gampang disajikan. Ada yang digoreng atau dibakar dengan topping mayones atau saus.
Salah satu pebisnis frozen food adalah Virginiarta asal Tangerang Selatan, Banten. Bendera usahanya Waroeng 212. Usaha ini didirikan Virginarta semenjak Januari 2015. Dua bulan berselang atau tepatnya pada Maret tahun ini, Virginiarta  memberikan kemitraan Waroeng 212.

Saat ini, Waroeng 212 sudah mempunyai dua gerai yang tersebar di Pondok Cabe, Tangsel dan Kuningan, Jakarta Selatan. Satu gerai milik pusat dan satu gerai lainnya milik mitra perjuangan. Ke depan, Virginia menargetkan bisa menggaet mitra perjuangan sebanyak-banyaknya.
Sistem kerjasama yang ditawarkan Waroeng 212 ialah bisnis opotunity. Kerjasama berlaku selamanya dan tidak dikenakan franchise fee atau royalty fee. Mitra hanya diwajibkan membeli bahan baku dari sentra dengan nilai pembelian sekitar 40%-50% dari total omzet per bulan.
 camilan yang terbuat dari  berbagai olahan daging ini mudah disajikan Gurihnya laba bisnis frozen food
Untuk pemilihan daerah, Virginia menyarankan kawan memilih lokasi yang ramai, seperti mal, sekolah, dan kampus. Dalam satu gerai, mitra mampu mempekerjakan satu orang karyawan dengan standar honor sebesar Rp 700.000-Rp 1,5 juta per bulan.
Virginia mengklaim, keunggulan kemitraan Waroeng 212 yakni harga produk terjangkau konsumen. Selain itu, makanan ringan frozen food di gerainya terbuat dari materi berkualitas. “Kelebihan kemitraan kami adalah masakan frozen food dikala ini sedang booming di Indonesia. Semua produk juga terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)," katanya.
Waroeng 212 menjajakan aneka gorengan frozen food berupa sate sosis, crab stik, nuget, otak-otak, fish ball, lumpia, ekado, kornet, bakso salmon, bakso kepiting dan lainnya. Harganya dibandrol Rp 2.000- Rp 15.000 per porsi.
Virginia mengestimasi, tiap gerai Waroeng 212 mampu menjaring omzet sekitar Rp 200.000-Rp 300.000 per hari. Dengan begitu, omzet mitra diperkirakan bisa mencapai Rp 6 juta-Rp 9 juta per bulan.
Dengan pemasukan sebesar itu dan setelah dipotong biaya operasional, Virginia memperhitungkan, mitra bisa balik modal dalam waktu kurang dari enam bulan. Anda tertarik?       

Sumber : kontan.co.id

Tuesday, September 22, 2015

Biro Jodoh Online Antara Guru Private Dan Murid

Sebagai industri, dunia pendidikan memberikan celah bisnis yang terbentang luas. Lihat saja sekarang, kita mampu melihat banyak sekolah formal dengan aneka macam jenjang pendidikan maupun pendidikan informal dengan berbagai keterampilan yang ditawarkan.
 dunia pendidikan menawarkan celah bisnis yang  terbentang luas Biro jodoh online antara guru private dan muridNah, periode digital ternyata juga merasuk ke dunia pendidikan. Hal itu dibuktikan dengan munculnya startup di sektor pendidikan, adalah Ruang Guru. Startup ini dirintis oleh dua rekan Adamas Belva Davara (24) dan Iman Usman (23). Kedunya saling mengenal sebelum melanjutkan pendidikan di Amerika Serikat dua tahun lalu.
Iman bercerita, inspirasi mendirikan Ruang Guru berawal dari pengalaman sendiri. Setelah lulus Sekolah Menengan Atas dan mempersiapkan diri untuk dunia kuliah, mereka kesulitan menerima guru atau tentor untuk mendampingi belajar. “Banyak tentor yang mengiklankan dirinya, tapi kami tidak tahu jejak rekamnya seperti apa. Pilihan lain yakni ikut bimbel, tapi yang jadi problem, kami hanya butuh tentor untuk satu mata pelajaran tertentu,” ungkapnya.

Ternyata, dilema ini tak hanya dialami oleh keduanya. Mereka mendapati bahwa banyak orang juga mengalami kesulitan yang sama. Dus, muncullah pandangan baru untuk membuat marketplace untuk para guru dan murid yang diharapkan mampu saling memenuhi kebutuhan. “Murid tentu butuh guru, dan guru pun butuh murid untuk portofolio mereka dan untuk pemasukan,” katanya.
Tadinya, Ruang Guru mau dibentuk jadi bimbingan berguru online. Namun kondisi dalam negeri belum memungkinkan. Salah satu alasan yakni jaringan internet yang tidak cepat. Dus, mereka membuat platform online untuk memfasilitasi kebutuhan para guru dan murid.
 dunia pendidikan menawarkan celah bisnis yang  terbentang luas Biro jodoh online antara guru private dan murid
Melalui Ruang Guru, murid mampu mencari guru yang sempurna ketika ingin mempelajari suatu hal, tak terbatas pelajaran sekolah saja. Demikian pula, bagi guru, Ruang Guru jadi tempat untuk mendapatkan murid.
Guru yang dimaksud tak hanya orang-orang yang berprofesi sebagai guru, tapi juga orang yang punya pengetahuan dan keterampilan tertentu lantas mau mengembangkan pengetahuan dan keterampilan tersebut. “Ada orang yang mau mencar ilmu yoyo, tersedia pengajar yoyo di Ruang Guru,” ucap Iman.
Belva dan Iman merintis startup ini pada 2013. Sebelum berangkat ke Amerika Serikat untuk menjalani pendidikan pascasarjana, mereka sudah merekrut beberapa karyawan di Jakarta sebagai cikal bakal Ruang Guru. Lalu, selama berkuliah, mereka menyebarkan Ruang Guru sampai diluncurkan pada April 2014.
Ketika dirilis, sudah ada 500 orang guru yang terdaftar di Ruang Guru. Jumlah ini terus meningkat. Saat ini, kata Iman, jumlah guru sudah mencapai 20.000 orang yang tersebar di seluruh Indonesia. Adapun jumlah murid yang menggunakan jasa guru ini tak mau dibocorkan Iman.
Untuk tarif pengajaran, Ruang Guru menyerahkan pada para guru untuk memilih tarifnya. “Bayaran selama ini jadi duduk perkara bagi banyak guru. Di sini kami ingin guru bisa memberi nilai pada dirinya sesuai kualitasnya,” ujarnya.
Namun, Belva dan Iman memutuskan tarif pengajaran dimulai dari Rp 50.000 per jam. Batas atasnya ditentukan oleh guru. Iman bilang, kalau dirata-ratakan tarif pengajaran di Ruang Guru Rp 100.000 per jam.
Untuk setiap pengajaran, murid membayar lewat Ruang Guru, bisa ditransfer melalui rekening bank atau menggunakan kartu kredit. Dari tiap transaksi tersebut, Ruang Guru mendapatkan komisi 20%.
Selain itu, Ruang Guru mulai membuka kelas semenjak Agustus. Kelas ini diinisiasi oleh guru yang terdaftar di Ruang Guru dan melewati tahap kurasi. Nanti, sang guru yang menetapkan topik dan tarif pengajaran untuk kelompok berguru.  Murid yang tertarik bisa membeli tiket untuk ikut kelas itu. “Ruang Guru menerima komisi 10%-15% dari tiap murid yang mendaftar kelas tersebut,” sebut Iman.
Meski enggan menyebutkan omzet yang diperoleh, Iman yakin peluang bisnis startup di bidang pendidikan terbuka lebar. Pasalnya, belum banyak pelaku perjuangan yang secara
konsisten membuatkan startup serupa.

Saling mengedukasi
Anda tertarik menggeluti startup serupa? Iman mengatakan, tak ada tahapan saklek yang harus dilewati dalam membuatkan startup di bidang pendidikan. Namun, menurut pengalaman, persiapan awal yang harus dilakukan yaitu merekrut guru dan developer untuk menyebarkan situs.
Menurut Iman, banyak orang yang tertarik jadi guru karena selama ini sistem pendidikan yang ada kurang menghargai jasa guru. Iman bilang, baik institusi pendidikan formal maupun informal biasanya menarik komisi tinggi dari guru dengan kisaran 40% - 70%.
Cara mendapatkan guru juga mampu melalui komunitas pengajar. Di sisi lain, para guru juga menerima training dari Ruang Guru. “Mereka tidak hanya mendapat pemasukan, tapi juga ada training dan edukasi lain yang terus kami berikan,” imbuh Iman.
Guru yang mendaftar harus melalui sejumlah prosedur yang dilakukan secara online, seperti mengisi formulir dan melampirkan ijazah. Bila pernah mendapat penghargaan di bidang yang dikuasai, juga bisa disertakan. Selanjutnya, akan ada verifikasi. Bila dinyatakan lolos, maka profil guru tersebut akan ditampilkan di ruangguru.com.
Bagi para orangtua dan murid, Ruang Guru pun kerap memberi edukasi mengenai cara kerja Ruang Guru. Situs Ruang Guru pun dibuat agar memudahkan para orangtua mengakses dan memilih guru untuk anaknya.
Setelah setuju, proses pengajaran berlangsung secara tatap muka. Iman bilang, memang ada risiko bahwa selanjutnya guru dan murid mengadakan transaksi di luar Ruang Guru. Makanya, mereka menciptakan sistem penilaian bagi guru yang tergabung di Ruang Guru. “Semakin elok nilai mereka dan semakin banyak jam mengajar, maka orang-orang akan semakin sering memakai jasanya,” ucap beliau.
Saat mempersiapkan perjuangan ini, Belva dan Iman merogoh kocek sendiri untuk jadi modal. Mereka mulai dengan merekrut guru dan membuat situs. Nah, untuk berbagi startup ini, hasilnya Belva dan Iman menyadari butuh suntikan dana.
Sejauh ini, Ruang Guru didanai oleh dua venture capital. Yang pertama yaitu East Venture yang sudah berlangsung sejak tahun kemudian. Lantas tahun ini, mereka kembali dibiayai oleh perusahaan pembiayaan startup yang belum bisa disebutkan namanya. “Jumlahnya juga tak mampu kami sebutkan alasannya ada non-disclosure agremeent,” tandasnya.
Pendanaan dari pihak ketiga diakui Iman menciptakan perubahan signifikan pada startup-nya. Hal ini mampu dilihat dari karyawan yang terus ditambah. Kalau dulu startup ini dimulai hanya dengan dua karyawan, sekarang Ruang Guru mempekerjakan 16 orang karyawan. “Sampai tamat tahun, kami mau tambah jadi 50 karyawan,” katanya.
Kebanyakan karyawan bergulat di bidang teknis untuk membuatkan situs Ruang Guru. Iman berujar, tenaga kerja untuk bidang teknis ini masih sangat terbatas. Padahal, kebutuhannya cukup tinggi.
Ia melanjutkan, kesuksesan sebuah startup sangat dipengaruhi oleh produk yang dimiliki. Menurut beliau, Ruang Guru mampu menguasai pasar alasannya adalah jadi solusi bagi para guru dan murid. “Itu yang akan terus kami kembangkan,” tambahnya.
Dus, pada awal 2016, Belva dan Iman akan menambah varian jasa yang ditawarkan di Ruang Guru. “Saya belum mampu menyebutkan, tapi masih berhubungan dengan dunia edukasi,” ujar  Iman.
Dalam menghimpun guru dan memasarkan jasanya, Ruang Guru gencar memanfaatkan banyak sekali media sosial, seperti Facebook, Youtube, Twitter hingga Google Ads dan SEO serta offline marketing. Mereka juga gencar mengadakan kampanye dalam bentuk kelas-kelas publik bertajuk Campus, School, and Media Visit. Salah satunya, dengan Tempo Group untuk try out seleksi masuk perguruan tinggi tinggi.
Siap menjadi agen jodoh bagi guru dan para muridnya?   

Sulap Sampah Jadi Berkah, Pria Ini Raup Rp 14 Juta/Bulan


'Ubah sampah jadi berkah', kata ini menjadi fatwa anak muda asal Tangerang, Banten yang menyulap sampah-sampah plastik menjadi barang cantik sampai bernilai ekonomis. Adalah Edy Fajar Prasetyo yang punya perjuangan yang bernama Eco Business Indonesia.

Bagi sebagian orang, sampah tak ubahnya limbah yang tak punya nilai tambah sama sekali. Di tangannya, sampah-sampah plastik bekas kemasan minuman seperti kopi, teh dan lainnya, diubah menjadi gantungan kunci, dompet, sampai tas perempuan.

Ide kreatif tersebut muncul di 2013. Dari kepeduliannya soal sampah yang banyak di kampusnya, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang Selatan. Timbul idenya menyulap sampah tersebut semoga mampu dijual.

"Sampah yang belum bisa dimanfaatkan kita manfaatkan jadi produk yang memiliki nilai jual. Kita produknya upcycle, yang tadinya sampah plastik jadi produk yang punya nilai jual. Ubah sampah jadi berkah," kata Edy kala berbincang dengan detikFinance, pekan kemudian.

Kepeduliannya tak hanya soal sampah. Edy juga ingin memberdayakan ibu-ibu rumah tangga di lingkungan kampusnya. Ibu-ibu tersebut diberi pelatihan untuk menjadi perajin sampah-sampah tersebut.

 kata ini menjadi pemikiran anak muda asal  Tangerang Sulap Sampah Jadi Berkah, Pria Ini Raup Rp 14 Juta/Bulan

"Kami punya 10 orang ibu-ibu, kami tak menyebutkannya pegawai, tapi saya memang peduli Women Empowering untuk memenuhi pesanan by order (menurut pesanan), kita juga jadikan ia sebagai trainer," tambah laki-laki berkacamata ini.

Edy mengatakan, tak mudah memulai usahanya, di 2013 ia telah menggelontorkan Rp 1 juta untuk modal awal. Usahanya tak begitu banyak berkembang hingga selesai 2014.

Kendala yang dihadapinya beragam. Terutama untuk meyakinkan lingkungannya bahwa sampah-sampah plastik bisa dikreasikan menjadi barang berharga.

"Prosesnya tidak mudah, kita awalnya tidak mendapatkan antusias," katanya.

Setelah upaya keras yang dilakukan. Usaha pria kelahiran September 1992 ini bersama timnya termasuk ibu-ibu tadi‎, jadinya sedikit demi sedikit membuahkan hasil. Beberapa keluarga di lingkungan kampusnya kini punya inisiatif untuk memilah sampah plastik kemasan semoga mampu eksklusif dikoordinir dan dikumpulkan.

"Ada yang kita bayar Rp 50-80 per sachet, ada juga yang kita kasih satu item produk kita itu sudah senang," katanya.

Sampah-sampah plastik tersebut dianyam menjadi produk-produk seperti souvenir, dompet, sampai tas. Dalam sebulan, setidaknya produk yang dihasilkan mampu mencapai 30 sampai 50 item.

Penjualan produknya, lanjut Edy, masih sebatas online dan ekspo. Sejumlah pameran di dalam negeri sudah diikutinya. Termasuk perlombaan produk kreatif di Malaysia. Ebibag, begitu sebutan produknya menyabet ‎juara ketiga untuk kategori sosial.

Edy mengaku belum mampu menyebutkan angka niscaya, namun secara rata-rata, dari usahanya mendapatkan omzet Rp 14 juta/bulan.

"Karena marketnya masih terbatas, jadi omzet jasa lebih besar dibanding produknya. Kita lebih banyak edukasi, kita menjual jasa. Kita punya acara 'Petaka'. Pemberdayaan Tenaga Kreatif. Kita beri training untuk olah sampah, kalau jadi kita bantu pasarkan," katanya..

Produk yang dijualnya dibanderol dengan harga paling murah Rp 5.000 untuk souvenir, sampai Rp 350.000 untuk tas wanita berukuran besar. Pemasarannya dilakukan secara online, atau lewat internet seperti di beberapa akun sosial media atau website www.ebibag.com.

Edy mengaku masih ingin fokus untuk berjualan di dalam negeri.

"Kemarin ada siswa dari Belgia, program summer ke sini, dan barang kita diborong. Pasar internasional memang potensinya lebih besar. Tapi kita masih jual fokus di dalam negeri," tuturnya.

sumber : detik.com

Mengungkap Peluang Bisnis Jasa Basuh Sepatu


 Bagi sebagian orang, sepatu telah menjadi bab dari gaya hidup untuk menunjang penampilannya. Persoalannya, membersihkan sepatu bukan pekerjaan gampang. Sepatu yang kotor dari bubuk atau noda tak cukup dibersihkan dengan sikat pembersih. Kondisi ini membuka peluang bisnis jasa cuci sepatu. Omzetnya mampu Rp 30 juta-Rp 75 juta per bulan.

Bagi sebagian orang, sepatu bukan lagi hanya sekadar alas kaki. Lebih dari itu, sepatu telah menjadi bab dari gaya hidup untuk menunjang penampilan seseorang. Dus, merawat kebersihan sepatu sudah menjadi hal yang wajib.
Persoalannya, membersihkan bubuk dan noda yang menempel di sepatu, bukan pekerjaan gampang. Bahkan, terkadang, sepatu yang kotor sulit dibersihkan dan tak cukup hanya dengan menggunakan sikat pembersih.
Tak pelak, peluang bisnis jasa cuci sepatu pun terbuka lebar. Kini, semakin marak pelaku usaha yang memperlihatkan jasa basuh sepatu. Salah satunya yakni Yenda Handriaman, pemilik Shoe Bible.
Bersama temannya yang berjulukan Dian Maya, dia menekuni bisnis laundry sepatu semenjak 2014. Sebelumnya, Yenda dan Dian yakni karyawan di sebuah produsen sepatu ternama di Tangerang, Banten. "Meski kami karyawan di bagian marketing, tapi sebab kerja di perusahaan sepatu, kami harus mengerti cara perawatan sepatu, " kata Yenda.
Saat ini, kata Yenda, Shoe Bible telah mempunyai sembilan gerai yang tersebar di Jakarta, Yogyakarta dan Padang, Sumatra Barat. Gerai pertama dibuka Yenda di Pasar Santa, Jakarta Selatan.
Yenda membandrol jasa cuci sepatu dengan tarif bervariasi, mulai dari Rp  60.000 untuk sepatu jenis sneakers dan sepatu bahan kanvas. Yang paling mahal ialah jasa cuci sepatu dari materi kulit dan suede Rp 147.000 per pasang. "Paling sulit membersihkan sepatu dari materi kulit kuda dan suede. Sebab, bila cara mencucinya tidak baik, bahan sepatu bisa menjadi berbulu," kata Yenda.
Dalam sehari, Yenda mengklaim, Shoe Bible mampu mencuci lebih dari 20 pasang sepatu dengan rata-rata omzet setiap gerai Rp 2,5 juta per hari. Jadi, omzet setiap gerai Shoe Bible bisa tembus Rp 75 juta per bulan.
Penyedia jasa laundy sepatu lainnya yaitu Tirta Mandirahudim, pemilik Shoes and Care di Yogyakarta. Sebelumnya, Tirta adalah kolektor sepatu yang kerap mengalami kesulitan membersihkan sepatunya sendiri.
Bahkan, untuk merawat koleksinya itu, Tirta harus mencari formula khusus pembersih sepatu dari Australia. "Pada 2009, aku beli formula itu dengan harga Rp 250.000 ukuran botol kecil. Dari situ, aku  cari wangsit menciptakan formula sendiri dengan tunjangan teman-teman," kata dia.
Shoes and Care mulai bangkit pada 2014. Kini, Shoes and Care sudah memiliki 11 gerai yang tersebar di Jakarta, Yogyakarta, Solo, dan Medan. Dalam waktu dekat, Tirta akan melakukan perluasan bisnis ke Singapura dengan membuka satu gerai Shoes and Care.
Tirta mengaku, satu gerai Shoes and Care di Jakarta mampu mencuci 30 pasang sepatu. Sedangkan gerai di Yogyakarta mampu mencuci sampai 60 pasang sepatu.
Dengan tarif jasa cuci sepatu Rp 25.000-Rp 150.000 per pasang, satu gerai Shoes and Care bisa meraup omzet Rp 30 juta sampai Rp 75 juta per bulan. Anda tertarik?  

sumber : kontan.co.id

 sepatu telah menjadi bagian dari gaya hidup  untuk menunjang penampilannya Mengungkap peluang bisnis jasa cuci sepatu

jasa SEO murah Jakarta jasa SEO murah berkualitas jasa SEO murah Jakarta jasa SEO murah bergaransi

Laba Elok Es Potong Singapura


Tawaran kemitraan perjuangan es potong Singapura tiba lagi. Kini dari Manda Ice Cream. Paket investasinya Rp 15,5 juta dan Rp 26,5 juta. Mitra akan dapat booth sampai seragam. Target balik modal kurang dari enam bulan.
Hampir semua kalangan masyarakat menyukai es krim. Camilan hambar yang mempunyai rasa cantik ini sudah banyak dijajakan di banyak sekali kawasan dengan berbagai invovasi, salah satunya yang sedang marak adalah es krim potong Singapura. Turut meramaikan bisnis ini, Mariono pun berkecimpung di dalamnya. Usaha yang ia dirikan sejak 2013 ini berjulukan Manda Ice Cream. Sejak dikala itu dia langsung memperlihatkan kemitraan. Hingga sekarang sudah ada lebih dari 1.000 gerai kawan yang beroperasi. “Saya hanya memiliki gerai sentra di Tangerang dan sisanya milik mitra perjuangan,” tuturnya.
Bagi yang ingin bergabung, ada dua paket yang ditawarkan Mariono, yakni senilai Rp 26,5 juta dan Rp 15,5 juta. Untuk paket Rp 26,5 juta, mitra akan mendapat mini booth, perlengkapan dan peralatan perjuangan serta bahan baku es potong jadi senilai Rp 5 juta serta seragam karyawan dan pembinaan karyawan.
Adapun untuk paket senilai Rp 15,5 juta mitra akan menerima gerobak, perlengkapan, peralatan dan produk es jadi senilai Rp 3,5 juta dan seragam karyawan juga training karyawan.
Kerjasama akan berlangsung berlangsung selama dua tahun. Setelah itu untuk perpanjangan kawan diberi diskon 50% dari harga paket. Mitra tidak dikenakan biaya royalti dan lainnya. Namun, kawan wajib membeli bahan baku es ke pusat untuk standar kualitas es potongnya.
Ada tujuh varian rasa es krim yang dijual mirip cokelat, stroberi, mangga, red bean, green tea, hingga lainnya. Harga jual sekitar Rp 8.000 sampai Rp 16.000 per potong. Mariono bilang, jika kawan bisa menjual 40 potong es dalam sehari, kawan mampu meraup omzet Rp 500.000 per hari atau Rp 15 juta per bulan. Dengan omzet tersebut, diestimasi kawan bisa balik modal dalam empat bulan.
Luas ruangan yang dibutuhkan sekitar 2 m x 1 m untuk paket investasi Rp 15,5 juta dan 2 m x 3 m untuk paket investasi Rp 26,5 juta. Jumlah karyawan yang dibutuhkan sekitar dua orang saja. Mariono mengaku produk Manda Ice Cream memiliki kelebihan dari segi rasa, tekstur yang lembut dan kandungan gizi yang tinggi. Dari situ beliau yakin mitra akan menilai dan tertarik berbergabung. Meski tidak ada sasaran, dia berharap mampu menambah kawan lebih banyak lagi.      

sumber : kontan.co.id

 Tawaran kemitraan usaha es potong Singapura datang lagi Laba manis es potong Singapura
jasa SEO murah kursus seo

Thursday, September 10, 2015

Jualan Online Tanpa Stock

 Jualan sekarang enak sekali karena kita tidak perlu punya toko secara fisik Jualan online tanpa stock

 Jualan sekarang enak sekali karena kita tidak perlu punya toko secara fisik Jualan online tanpa stock






Jualan kini yummy sekali karena kita tidak perlu punya toko secara fisik, cukup bisnis dari rumah saja dan pasarnya luas dari sabang hingga merauke. Kita beli barang  secara grosir dan barang kita stok di rumah, jualannya secara online mampu memanfaatkan market place mirip tokopedia.com , bukalapak.com, atau mampu juga kita membuat toko online sendiri, atau bisa menggunakan social media seperti facebook, instagram, pinterest, dll. Masing-masing memiliki kelebihan dan kelemahannya sendiri-sendiri. 

Apabila kita tidak punya cukup modal maka ada namanya suplier sistem dropship, ialah mereka yang mempunyai barangnya dan kita bisa order untuk dikirim eksklusif ke konsumen kita menggunakan nama kita sebagai pengirim.Sistem ini adalah cara yang paling kondusif digunakan alasannya resiko sangat kecil dan tanpa modal. Salah satu website memakai sistem dropship ini bisa klik disini 
 Disini suplier tidak menjual langsung ke konsumen tetapi menggunakan sistem business to business yakni mereka hanya menjual kepada reseller. Konsumen tidak mampu melihat harga barang, yang mampu melihat hanya member. Dan menjadi member juga harus bayar 100rb sehingga benar-benar disaring orang yang bisa menjadi member.

Barang-barang yang dijual ialah barang barang kebutuhan sehari sehari seperti gambar-gambar diatas seperti tas anak, armband, dispenser minyak, dispenser coca cola, dll. Semua barang dijual sangat potensial dijual secara online alasannya setiap orang butuh barang-barang tersebut dan sulit untuk mencarinya di toko offline. Ketika menjadi member kita juga akan diberikan bagaimana menjual secara online yang benar. Karena ada group khusus di facebook untuk para member untuk mengembangkan. Jangan hanya jadi penonton dunia online yang begitu potensial ini, yuk sama sama sukses berbisinis online. 
Yang mau mendaftar mampu klik disini